Cerita Lucu Pendek yang Bikin Ngakak, Sukses Ngocok Perut

Membaca kisah-kisah lucu memang bisa membantu memperbaiki suasana hati yang sedang buruk. Coba saja simak cerita lucu pendek yang berkisah tak jauh dari kejadian-kejadian unik di sekitar rumah dan orang-orang dekat ini.
Cerita lucu pendek yang bikin ngakak, enggak akan menghabiskan banyak waktumu. Alih-alih hanya melamun, menghibur diri dengan cerita lucu pendek lebih direkomendasikan, bikin pikiran lebih tenang dan hati menjadi senang.
Selain melamun, orang yang sedang mengalami hari buruk biasanya akan banyak makan untuk mengaktifkan hormon endorfinnya. Padahal tanpa banyak makan yang berisiko bikin obesitas, menyimak cerita lucu pendek bisa dijadikan solusinya.
Berikut Liputan6.com ulas kumpulan cerita lucu pendek yang bikin ngakak dari berbagai sumber
Cerita Lucu Pendek yang Bikin Ngakak
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3101732/original/028254700_1586853473-happy-woman-3759063.jpg)
Foto di Dompet
Ada seorang suami yang di dalam dompetnya terdapat foto istrinya. Saat teman-temannya melihat, ia dipuji sebagai suami yang sangat baik.
Lalu, satu di antara temannya bertanya apa fungsinya membawa foto sang istri. Dia menjawab: “kalau aku punya permasalahan di kantor, aku selalu memandang foto itu, dan permasalahan yang dihadapi hilang begitu saja”.
“Wah alangkah berbahagianya kamu mempunyai istri seperti itu, bagaimana bisa begitu?” tanya teman-temannya.
Sang suami menjawab kembali: “Ya, kalau saya melihat foto istri saya, semua permasalahan apa pun di kantor, menjadi tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan permasalahan dengan dia!”
Anak SD Mau ke Surga
Suatu ketika, sejumlah murid salah satu kelas di SD sedang menjalani pelajaran agama. Dengan penuh semangat, seorang guru bernama Udin sedang memberikan pelajaran yang membahas mengenai surga. Usai memberikan penjelasan mengenai surga, sang guru lantas memberikan pertanyaan kepada seluruh muridnya. Berikut percakapannya:
“anak-anak, siapa yang mau masuk surga?” tanya Udin.
“Saya pak, saya,” teriak seluruh murid.
Dari seluruh anak yang mengajukan diri, rupanya ada satu murid bernama Ucok tidak ikut berteriak. Hal itu membuat sang guru kembali bertanya.
“Yang mau masuk surga tunjukkan tangannya,” tanya Udin lagi.
“Sayaa,” teriak para murid berlomba-lomba mengangkat tangannya.
Lagi-lagi, Ucok tetap diam tak bergeming. Demi memacu semangat muridnya, dia pun kembali bertanya.
“Yang mau masuk surga ayo berdiri.”
Mendengar itu, seluruh murid berdiri, kecuali Ucok yang tetap diam dan malah disibukkan dengan bukunya sendiri.
Merasa ada murid yang tak bersemangat, Udin pun menghampiri Ucok dan bertanya, “Cok, kamu mau masuk surga enggak?”
“Mau dong pak!” jawab Ucok.
“Terus kenapa kamu enggak berdiri?” lanjur Udin penasaran.
“Lha, memangnya mau berangkat sekarang pak?”