“Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik”

Sebuah momen aneh tapi nyata terjadi di New Mexico, Amerika Serikat (AS). Seekor beruang besar terperangkap di atas tiang listrik, membuat orang-orang tercengang seolah tak percaya.
Video kejadian tak biasa ini telah diunggah warga setempat dan viral di media sosial. Departemen Dalam Negeri AS membagikan ulang video tersebut pada hari Rabu dan telah telah ditonton puluhan ribu kali.
“Kami menghargai antusiasme untuk Dominasi Energi Amerika, tetapi bukan ini yang kami maksud,” canda departemen tersebut dalam unggahannya. Beruang cokelat itu nangkring di atas tiang listrik dengan latar langit biru berawan putih. Awalnya, seorang pengunjung bernama Shannon Mullens menyaksikan pemandangan tersebut saat berkendara melintasi New Mexico pada hari Senin, 20 Juli.

Mullens mengatakan kepada Storyful bahwa dia sedang mengemudi dari Red River, New Mexico, ke Oklahoma di sepanjang Jalan Raya 56 ketika dia melihat beruang besar tersebut. “Awalnya kami benar-benar tidak percaya dengan apa yang kami lihat, jadi kami berbalik untuk melihatnya lagi,” kata Mullens.
“Awalnya, kami mengira beruang itu sudah mati, sampai kami mendekat dan kemudian menyadari bahwa ia masih hidup,” paparnya, seperti dikutip dari The New York Post, Kamis (23/7/2026). Video yang viral—yang telah diverifikasi keasliannya—menunjukkan beruang itu terlihat terengah-engah mencengkeram palang tiang listrik dengan cakar depannya sementara kaki belakangnya menjuntai ke bawah di daerah pedesaan Gladstone pada hari Senin. Seorang penelepon 911 di balik kamera memberi tahu operator, “Saya menelepon untuk melaporkan seekor beruang di atas tiang. Operator memberi tahu si penelepon, “Saya sudah menghubungi Departemen Perikanan dan Satwa Liar, dan mereka mengatakan tidak ada yang dapat mereka lakukan.”
Operator tersebut kemudian menjelaskan bahwa jika para profesional satwa liar membius beruang yang tersesat itu, ia akan mengalami nasib buruk akibat jatuh. Tragisnya, beruang itu mati beberapa waktu kemudian.

Departemen Perikanan dan Satwa Liar New Mexico memberi tahu The New York Post bahwa meskipun telah dilakukan upaya terbaik oleh pihak berwenang setempat, hewan itu mati karena tersengat listrik sebelum dapat diselamatkan. Departemen tersebut belum bisa menjelaskan bagaimana beruang itu bisa berakhir di tiang listrik. Namun, skenario yang tak kalah membingungkan ini pernah terjadi sebelumnya—termasuk pada tahun 2021, ketika seekor beruang lain terjebak di atas tiang listrik di Arizona tetapi berhasil diselamatkan. Para ahli satwa liar percaya bahwa kejadian aneh ini terjadi ketika seekor beruang—terutama yang masih muda atau yang terkejut—ketakutan oleh manusia, lalu lintas, atau anjing, dan memanjat tiang listrik persis seperti yang mereka lakukan pada pohon tinggi.
“Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan”

Seorang pria di provinsi Yunnan, China, digigit ular kobra di bagian tangannya. Sang istri berupaya menyelamatkannya dengan cara mengisap bisa ular dari tangan tersebut, tapi malah ikut keracunan.
Insiden ini terjadi di Yuan Yang County, Honghe. Awalnya, pria tersebut sedang mencabuti rumput di ladang. Sesaat kemudian, ular kobra menyerangnya di tangan. Luka gigitan ular itu langsung membengkak, dan dia segera merasa pusing dan lemas, gejala yang dikenal sebagai keracunan neurotoksik. Istri pria itu panik dan teringat adegan drama di televisi (TV) di mana tokoh dalam drama tersebut menyelamatkan korban dengan mengisap bisa ular. Karena percaya itu adalah respons yang benar, wanita itu menempelkan mulutnya ke luka pada tangan suaminya dan mencoba mengeluarkan racun.

Tak lama setelah suaminya dilarikan ke rumah sakit, sang istri mulai mengalami mati rasa di bibir dan lidahnya. Sensasi itu dengan cepat menyebar ke wajah dan anggota tubuhnya. Keesokan harinya, wanita itu mengalami nyeri tubuh dan kelelahan yang parah, sehingga keluarganya membawanya ke rumah sakit.
Dokter memastikan bahwa suaminya telah diracuni oleh bisa ular kobra. Tes menunjukkan bahwa istrinya juga menderita keracunan, yakni bisa ular tersebut masuk ke aliran darahnya melalui selaput lendir di mulutnya. Menurut laporan SCMP, staf medis memperingatkan bahwa tanpa perawatan segera, pasangan itu menghadapi risiko gagal napas atau aritmia yang mengancam jiwa. Rumah sakit memberikan antivenom kepada pasangan tersebut, membersihkan dan merawat luka, dan memberikan perawatan pendukung sambil memantau tanda-tanda vital mereka dengan cermat.
Setelah beberapa hari, kondisi mereka stabil dan keduanya dipulangkan. Beberapa pakar sebelumnya telah menekankan bahwa mengisap bisa ular adalah tindakan berbahaya dan tidak efektif. Seseorang tidak boleh mencoba mengisap bisa ular, memotong luka, mengoleskan es, atau memberikan obat sendiri ketika digigit ular berbisa.